Dari PAD Anjlok sampai Utang Honorer, Alasan DPRK Cecar Walikota Subulussalam M. Rasyid Bancin

WARTA TIME

- Redaksi

Minggu, 26 Juli 2026 - 02:18 WIB

505 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam – DPRK Subulussalam Cecar Wali Kota dalam Rapat Paripurna Interpelasi, Soroti PAD hingga Dugaan Cacat Formil KUA-PPAS 2026 Subulussalam di Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Subulussalam yang digelar Jumat, 13 Februari 2026 lalu. Berikut sejumlah isu yang digugat oleh DPRK Subulussalam atas kepemimpinan Wali Kota M. Rasyid Bancin.

Rapat diwarnai serangkaian pertanyaan tajam dari anggota dewan kepada Wali Kota Subulussalam, M. Rasyid Bancin.

Forum yang membahas hak interpelasi ini menyoroti sejumlah persoalan, mulai dari anjloknya target Pendapatan Asli Daerah (PAD), status jabatan pelaksana harian (Plh) pejabat yang diduga bermasalah, hingga penyaluran bantuan pascabanjir yang dinilai tidak tepat sasaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

PAD Subulussalam Turun, Anggota Dewan Pertanyakan Logika Perencanaan

Salah satu sorotan utama datang dari anggota DPRK, Jumadin, yang mempertanyakan penurunan target PAD dalam Rancangan KUA-PPAS 2026. Ia menekankan bahwa realisasi PAD tahun 2025 justru melampaui target.

Pertanyaan senada juga dilontarkan Hasbullah, yang menyebut Dinas Perizinan sebenarnya memiliki banyak peluang mendongkrak PAD, namun sejumlah kepala dinas disebut tidak mempunyai anggaran sama sekali untuk merealisasikannya.

Kenapa terjadi pengurangan target PAD di 2026? Sementara target PAD di 2025 tercapai sebesar 80M dengan target 78M,” tanya Jumadin dalam forum tersebut.

Ia juga mempertanyakan apakah banjir yang melanda pada 2025 turut menjadi penyebab turunnya target PAD 2026.

Menanggapi hal ini, Wali Kota menjelaskan bahwa dari total realisasi PAD 2025 sebesar lebih dari Rp79 miliar, mayoritas merupakan dana yang penggunaannya sudah terikat, seperti pendapatan JKN BLUD RSUD, zakat-infak, dan pajak PJU. Setelah pos-pos tersebut dikeluarkan, realisasi PAD murni hanya sekitar Rp13,6 miliar atau 17,14 persen, yang menjadi dasar perhitungan target PAD pada Rancangan KUA PPAS TA 2026 sebesar Rp63 miliar lebih.

Berita Terkait

Satu Tanjak Satu Semangat, Kapolres dan LAMR Meranti Eratkan Silaturahim
Dua Warga Muara Batu Ditangkap Membawa 10,6 Kg Sabu dalam Pengungkapan Polres Bireuen
Viral Kadisdik Gayo Lues Promosikan Parpol, Aturan Netralitas ASN Diabaikan?
Bangun Sinergi dan Berbagi Praktik Baik, Kapolres Binjai Apresiasi Inovasi Pembinaan Lapas Kelas IIA Binjai
Lembaga MPSU Minta Gubernur Sumut Memberikan Penghargaan Kepada SMK Negeri 2 Medan Terkait Pemberian Izajah Siswa
Mengiringi Syukuran Hari Lahir ke 39 Pembina DPC GRIB Jaya Kota Medan Ferdy Sembiring, Kebahagiaan Anak Yatim Menjadi Hadiah Terindah
Kapolda Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pratu Galuh Nugraha, Personel Subdenpom IM/1 Bireuen
WOW! Dugaan Pungli Rp400 Ribu Warnai Wisata 54 Kepala SMP Negeri Ogan Ilir, Bantahan MKKS Kini Dipertanyakan Publik

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 18:30 WIB

Kapolres Bireuen Bersama Dandim 0111/Bireuen Tinjau Kesiapan Akhir Jembatan Baru Krueng Tingkeum

Minggu, 20 September 2026 - 17:42 WIB

Kapolres Bireuen Hadiri Peresmian Jembatan Krueng Tingkeum Kuta Blang, Mobilitas Masyarakat Kembali Normal Pasca Bencana

Rabu, 16 September 2026 - 01:48 WIB

Polres Bireuen Tingkatkan Pemantauan SPBU, Personel Pastikan Antrean Kendaraan Tertib dan Aktivitas Pengisian BBM Berjalan Lancar

Senin, 7 September 2026 - 17:32 WIB

Narkoba dan Judi Online Jadi Perhatian, Kapolres Bireuen Tegaskan Personel Harus Menjauhi Aktivitas yang Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 6 September 2026 - 23:26 WIB

Kapolres Bireuen Hadiri Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam, Ajak Santri Tekun Menuntut Ilmu

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:57 WIB

Polres Bireuen Jadikan Kegiatan Sosial sebagai Upaya Memperkuat Hubungan dengan Masyarakat

Berita Terbaru